Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Agama

Mempersiapkan Jiwa Sosial

Majalah Bakti, No. 268-THXX-Oktober 2013 Sumber: Tirtojiwo.org Mempersiapkan Jiwa Sosial Oleh Ahmad Suhendra* Idul Adha menjadi momentum pelaksanaan ibadah haji (rukun Islam yang terakhir) dan berkurban. Sehingga idul Adha juga disebut sebagai bulan haji dan Idul Qurban. Kedua ibadah itu kumpul dalam bulan yang bersamaan. Hal ini menggambarkan perlu adanya keseimbangan antara ibadah ritual dan ibadah sosial. Secara filosofis, berkurban memberikan anjuran kepada kita untuk merelakan hal-hal keduniawiaan. Bentuknya berupa pengorbanan untuk kemaslahatan umum dan berkorban di jalan Allah swt. Dengan kata lain, makna yang terkandung dalam berkurban adalah untuk senantiasa berjiwa sosial. Peduli dan empati terhadap kehidupan sekitar, serta membantu keluarga terdekat dan tetangga dalam keseusahan adalah yang ditekankan oleh Islam dalam hal ini.

IMAN DAN PERBUATAN

IMAN DAN PERBUATAN Oleh: Ahmad Suhendra “ La ilaha illallah, Muhammad al rasulullah ” Dua kalimat diatas merupakan suatu penyaksian mengenai keesaan Allah (sebagai Tuhan) dan kebenaran Nabi Muhammad saw. (sebagai utusan-Nya). Melalui penyaksian dan keyakinan (beriman) itulah kunci memasuki pintu Islam. Keyakinan yang dibentuk tersebut merupakan keimanan yang paling  urgent  dalam Islam dan dalam perihal keimanan. Sampai Nabi saw. bersabda: “ Iman itu tujuh puluh cabang lebih atau enam puluh cabang lebih yang paling utama adalah ucapan “la ilaha illallahu” dan yang paling rendah adalah menyingkirkan rintangan (kotoran) dari tengah jalan, sedang rasa malu itu (juga) salah satu caang dari iman. ” (HR. Muslim, 1/63).