Langsung ke konten utama

Postingan

BERKURBAN; Dari Hukum sampai Memilih dan Merawat Hewan

BERKURBAN; Dari Hukum sampai Memilih dan Merawat Hewan Idul Adha menjadi bulan yang sangat bersejarah dalam Islam. Yakni ibadah haji dan pelaksanaan kurban, sehingga bulan ini juga sering disebut Idul Kurban. Jika ditinjau ke belakang, berkurban ini merupakan bentuk penghargaan terhadap pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as. atas anak beliau yang sudah lama dinanti, Nabi Ismail as. Allah swt menggantikan Nabi Ismail as. dengan seekor biri-biri.  Anjuran berkurban itu terekam dalam surat al-Kautsar ayat 2, “ Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” Bahkan, anjuran berkurban ini disandingkan dengan perintah ibadah shalat. Secara hukum, ada perbedaan para ulama dalam menentukan hukumnya. Ada yang mewajibkan bagi yang mampu, seperti Imam Malik, dan sunnah muakkadah , seperti ulama Syafi’iyyah dan mayoritas ulama. Namun, jika berkurban itu sudah di- nazar -kan sebelumnya, maka statusnya menjadi wajib.

IMAN DAN PERBUATAN

IMAN DAN PERBUATAN Oleh: Ahmad Suhendra “ La ilaha illallah, Muhammad al rasulullah ” Dua kalimat diatas merupakan suatu penyaksian mengenai keesaan Allah (sebagai Tuhan) dan kebenaran Nabi Muhammad saw. (sebagai utusan-Nya). Melalui penyaksian dan keyakinan (beriman) itulah kunci memasuki pintu Islam. Keyakinan yang dibentuk tersebut merupakan keimanan yang paling  urgent  dalam Islam dan dalam perihal keimanan. Sampai Nabi saw. bersabda: “ Iman itu tujuh puluh cabang lebih atau enam puluh cabang lebih yang paling utama adalah ucapan “la ilaha illallahu” dan yang paling rendah adalah menyingkirkan rintangan (kotoran) dari tengah jalan, sedang rasa malu itu (juga) salah satu caang dari iman. ” (HR. Muslim, 1/63).

Sekolah Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi-SAMSARA

BIOGRAFI ULAMA: ULAMA YANG CENDEKIAWAN DARI GARUT

BIOGRAFI ULAMA KH. ANWAR MUSADDAD, GARUT Seorang ulama-intelektual yang berdedikasi untuk pengembangan lembaga ilmiah, namun tetap berdiri di atas tradisi pesantren. Keahliannya dalam Ilmu Perbandingan Agama tergolong langka di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) pada masanya.   Lahir di Garut pada 3 April 1909, menempuh pendidikan di HIS (Hollandsche Indische School, setingkat SD pada zaman Belanda), MULO (setingkat SMP) Kristelijk di Garut, dan AMS (setingkat SMA) Kristelijk di Sukabumi. Setelah menamatkan pendidikan menengah di sekolah Katolik tersebut, ia belajar di Pesantren Darussalam Wanaraja, Garut selama dua tahun, kemudian pada 1930 melanjutkan studi ke Mekah dan belajar di Madrasah al-Falah selama sebelas tahun. 

Dinamisasi Politik Berjubah Agama

Dinamisasi Politik Berjubah Agama Oleh Ahmad Suhendra Keterungkapan kasus suap impor sapi oleh KPK menjadi suatu bentuk penyadaran bagi masyarakat Indonesia. Agar masyarakat Indonesia menjadi lebih cerdas dan dewasa dalam berpolitik maupun dalam memandang politik. Begitu juga masyarakat dalam beragama. Kasus yang menimpa salah satu partai dengan ‘idiologi agama’ itu membuktikan bahwa sekalipun partai itu ‘religius’, belum tentu dapat menjalan roda perpolitikan sesuai ajaran agama seperti yang digembor-gemborkannya.

RENUNGAN MULTIKULTURALISME

RENUNGAN MULTIKULTURALISME Oleh: Ahmad Suhendra Kerberagaman merupakan hal yang niscaya bagi kehidupan manusia dimana pun berada. karena pada setiap “diri-kepala” individu seseorang dilatarbelakangi dengan bermacam-macam unsur yang membentu sistem kehidupan dirinya. Dan dari bermacam-macam unsur yang membentuknya itu pada individu masing-masing seseorng tentunya berbeda dengan individu yang lainnya.dari kondisi tersebut melahirkan suatu tatanan subsistem pandangan yang berbeda, yang akhirnya melahirkan sistem kebudayaan yang berbeda dan beragam. Tentunya tidak hanya dalam kontek kebudayaan, tetapi dalam beberapa wilayah, semisal agama, bahasa, etnis, suku, dan sebagainya. Dengan demikian keberagaman merupakan keniscayaan yang tidak dapat terelakkan dan tidak dapat dihindarkan.

PENELITIAN FILSAFAT BERSAMA DR. DJOKO PRASETYO

PENELITIAN FILSAFAT BERSAMA DR. DJOKO PRASETYO Oleh Ahmad Suhendra* Berbicara mengenai teks suci keagamaan erat kaitannya dengan perihal penafsiran. Di dalam mata kuliah ini teks suci agama, terutama teks suci agama semitis atau abrahamic religions , menjadi objek material. Begitu juga dengan upaya penafsiran yang tidak dilepaskan dari hermeneutik sebagai metode penafsiran.

KH TUBAGUS FALAK

KH TUBAGUS FALAK Penggerak Jihad Melawan Penjajah, Perintis NU di Bogor KH Tubagus Muhammad Falak bin KH Tubagus Abbas adalah seorang kiai kharismatik yang dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan pesantren dan kemudian dikenal luas oleh kalangan masyarakat sebagai pemimpin rohani dalam gerakan sufi sebagai mursyid Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah yang mengambil ijazah langsung dari Syekh Abdul Karim Banten. Beliau adalah tokoh agama yang dikenal pula karena keahliannya dalam ilmu kasyaf yang memiliki kedalaman ilmu agama dan memiliki keluhuran budi pekerti yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Menggapai Mimpi (Sang Pemimpi Episode Ke-2)

Menggapai Mimpi (Sang Pemimpi Episode Ke-2) Karya Bersama Oleh Naelul Fauziah & Ahmad Suhendra Sekali lagi kubantingkan proposal beasiswaku diatas tempat tidur yang sudah lapuk dan berbau tidak sedap karena sudah terlalu lama didiamkan tidak dipakai, kali ini aku benar-benar pasrah, seluruh persediaanku untuk seminggu ini raib demi mengurus beasiswa yang tak jelas akhirnya seperti ini, kenapa aku masih berharap untuk melanjutkan magisterku ke negri yang terkenal dengan bunga sakuranya seharusnya aku bersyukur karena aku telah lulus dengan nilai tertinggi di Universitas Malaya dan itupun lagi lagi karena nasib sedang berpihak saja padaku, tapi apa buktinya, sampai saat ini proposal pengajuanku jadi dosen di Universitas Padjajaran pun tak ada kabar, sementara kontrakan butut ini pun sudah sebulan belum dibayar, minta pada umi dan abi dikampung tidak mungkin, mereka pun sangat kekurangan untuk membiayai si kecil husna yang sudah masuk sekolah dasar.

MENELUSURU KITAB SUCI KRISTIANI (Hasil Pembacaat atas Scripture)

MENELUSURU KITAB SUCI KRISTIANI (Hasil Pembacaat atas Scripture ) Oleh Ahmad Suhendra*   Di dalam era sebelumnya telah dinyatakan bahwa dalam kajian kitab suci   erat kaitannya dengan masalah interpretasi. Dalam sejarah awal, interpretasi hanya sebatas pada wilayah ‘mengalihkan’ bahasa yang satu ke bahasa yang lain. Dengan begitu, interpretasi dalam masa awal lebih bersifat praktis-filologis, sehingga interpretasi pada masa ini hanya sebatas kajian filologi. dengan demikian, hermeneutika pada era awal hanya sebatas berwajah filologis.

(Setangkai) Ungkapan untuk Guru Bangsa KH. Abdurrahman Wahid

(Setangkai) Ungkapan untuk Guru Bangsa KH. Abdurrahman Wahid Gus Dur engkau membawa air kepada yang kehausan Gus Dur engkau memyiram tanah yang gersang Gus Dur membawa kesejukan dalam suasana yang panas menyengat

PESANTREN; PENDIDIKAN ISLAM ALA INDONESIA

PESANTREN; PENDIDIKAN ISLAM ALA INDONESIA [1] Oleh Ahmad Suhendra, S.Th.I [2] Orang yang berakal dan berbudaya takkan berdiam di satu tempat Karena itu, tinggalkanlah kampung halaman dan mengembaralah! Pergilah, niscaya kau akan menemukan ganti dari orang yang kau tinggalkan Dan berusahalah karena kenikmatan hidup ada dalam usaha Aku melihat genangan air dapat merusak air tersebut Sekiranya air itu mengalir, niscaya ia menjadi baik, jika ia diam maka ia menjadi rusak Jika matahari selamanya tetap pada orbitnya Niscaya orang Arab dan non-Arab akan bisan melihatnya. [3] Mencari ilmu dalam Islam adalah kegiatan yang diwajibkan bagi semua umat Islam, laki-laki maupun secara garis besar, buku ini menguraikan perihal adab seorang yang mencari ilmu dan yang berkaitan dengan hal itu. Kita pasti mengenal kitab Ta’lim Muta’alim , kitab yang menguraikan tentang ‘ akhlaq’ pencari ilmu, murid kepada guru, dan sebagainya. Buku yang dibedah berjudul Mengapa Saya Harus Mo...

HARI GINI, MALAS MEMBACA? (Mengurai Tradisi Membaca di Pesantren)

El-Bughury Ahmad  |  Buat Lencana Anda HARI GINI, MALAS MEMBACA? (Mengurai Tradisi Membaca di Pesantren) Oleh Ahmad Suhendra, S.Th.I [*] Membaca adalah gerbang membuka dunia, percaya tidak? Jika tidak percaya buktikanlah! Jika kita menengok ke belakang, sejarah Islam telah membuktikan kejayaan dan kehebatan para filosof muslim, intelektual muslim dalam merekonstruksi (membangun ulang) tatanan keilmuan dunia. Banyak karya-karya intelek muslim yang diakui dunia, misalnya muqaddimah ibn Khaldun karya Ibn Khaldun, al-Risalah karya Imam Muhammad Idris al-Syafi’I, dan masih banyak lagi. Itu semua tentunya tidak lepas dari budaya (personal) membaca. Dari pesantren juga banyak melahirkan kiai-kiai sekaligus penulis handal, sebut saja al-syaikh Nawawi al-Bantani, Nuruddin al-Raniri, mbah Khalil Bangkalan, Mbah Hasyim Asy’ari, KH. Ali Maksum, KH. Makmun Nawasi. Beliau semua mempunyai banyak hasil coretan tangan yang diakui di dunia pesantren, bahk...

TAFSIR PENDIDIKAN

Al-Qur’an Membahas Pendidikan Artinya: Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. [1] Dalam ayat di atas, Allah menerangkan kekuasaan-Nya yang sempur na dan pengetahuan-Nya terhadap segala kegaiban langit dan bumi. Semua itu hanya dimiliki Allah. Maka tiada seorang pun yang dapat melihat kegaiban kecuali jika Allah memperlihatkan sesuatu yang dikehendaki-Nya kepada seseorang.

ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (BAGIAN II)

Hakikat Gender; Suatu Upaya Kajian Ontologis Oleh: Ahmad Suhendra Latar belakang munculnya konsep gender berawal dari banyaknya problem yang menghimpit wanita secara akumulatif. Di antaranya perlakuan diskriminatif dan tindak kekerasan terhadap wanita.[1] Perihal ini kemungkinan besar adanya taqlid dalam penafsiran yang berorientasi terhadap patriaki. Sehingga mengakibatkan anggapan bagi laki-laki sebagai yang “paling utama” dibanding perempuan (superioritas). Secara etimologi, gender berasal dari bahasa Inggris, gender, yang berarti jenis kelamin (John M. Echol, 1983).[2] Jender, dalam Women’s Studies Encyclopedia, adalah suatu konsep cultural yang berupaya membuat pembedaan (distinction) dalam hal peran, perilaku, mentalitas, dan karakteristik emosional anatara laki-laki dan perempuan yang berkembang dalam masyarakat.[3] Namun perlu diketahui bahwa kata gender secara fungsional berbeda dengan kata jenis kelamin (sex)[4]. Kata jenis kelamin merupakan penafsiran atau pembagian kelami...

ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN Oleh: Ahmad Suhendra Tuhan menciptakan manusia dalam dua bentuk, yakni laki-laki dan perempuan. Adanya Adam sebagai perwakilan kaum laki-laki dan Hawa sebagai perwakilan kaum perempuan, mengundang atau bahkan menimbulkan suau pandangan bahwa Hawa (perempuan) yang menyebabkan Adam (laki-laki) “diturunkan” ke muka bumi. Dalam beberapa peradaban, dengan tidak menyebut semua peradaban, kaum perempuan dijadikan second class, bahkan dijadikan suatu hal ( something ) yang berbeda dengan laki-laki, untuk tidak menyatakan “barang”. Seperti dalam peradaban Hindu seorang istri harus rela mengakhiri hidupnya dengan dibakar hidup-hidup saat suainya meninggal. Terlebih saat masa jahiliyah derajat perempuan seperti tidak berharga. Dari beberapa contoh tersebut mengindkasikan adanya praktek diskriminasi atau menomor-duakan atas perempuan. Islam datang dengan menganggungkan derajat perempuan, namun saat perjalanan terus berlalu “cerminan” segala aspek kehidupan...

Tafsir يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ وهي سبع وعشرون آية . مكية كلها في قول الحسن و عكرمة و عطاء و جابر وقال ابن عباس و قتادة : إلا آيتين منها واصبر على ما يقولون والتي تليها ، ذكره المارودي . وقال الثعلبي : قوله تعالى : إن ربك يعلم أنك تقوم أدنى إلى آخر السورة ، فإنه نزل بالمدينة . فيه ثمان مسائل : الأولى :قوله تعالىيا أيها المزمل قال الاخفش سعيد ((المزمل)) أصله المتزمل فأدغمت التاء في الزاي وكذالك ((المدثر )) وقرأ ابي بن كعب علىالاصل المتزمل والمتدثر )) وسعيد : ((المزمل )) وفي اصل ((المزمل )) قولان :احداهما أنه المحتمل ، يقال:زمل الشيء إذا حمله ،ومنه الزامله ،لانها تحمل القماش . الثاني ان المزمل هو المتلفف، يقال : تزمل وتدثر بثوبه اذا تغطي . وزمل غيره اذا غطاه وكل شيء لفف فقد زمل ودثر ، قال امروء القيس : كبير اناس فى بجاد مزمل الثانية : قوله تعلى : يا أيها المزمل هذا خطاب للنبي صلى الله عليه وسلم، وفيه ثلاثة أقوال: الأول قول عكرمة يا أيها المزمل بالنبوة والملتزم للرسالة. وعنه أيضاً: يا أيها الذي زمل هذا الأمر أي حمله ثم فتر، وكان يقرأ (( يا أيها المزمل)) بتخفيف الزاي وفتح الميم وتشديدها على حذف...

Iftitah

Perkembangan keilmuan informatika dan teknologi begitu pesat, sehingga banyak peluang untuk memudahkan segala bentuk kegiatan manusia mulai dari informasi sampai transaksi jual beli. semoga dengan adanya blog ini dapat memberikan setetes kemashlahatan bagi umat manusia.