Langsung ke konten utama

(Setangkai) Ungkapan untuk Guru Bangsa KH. Abdurrahman Wahid

(Setangkai) Ungkapan untuk Guru Bangsa
KH. Abdurrahman Wahid
Gus Dur engkau membawa air kepada yang kehausan
Gus Dur engkau memyiram tanah yang gersang
Gus Dur membawa kesejukan dalam suasana yang panas menyengat





Sosokmu membuat orang geram
Sosokmu membuat banyak orang terpukau
Sosokmu membuat banyak orang terkecoh

Sosokmu membuat banyak orang terheran-heran
Sosokmu membuat banyak orang tertawa

Sosokmu membuat banyak orang terinspirasi
Sosokmu membuat banyak orang ‘terbuka’

Kharisma yang terpancar dalam kepribadianmu
Membawa orang merasa segan

Kepedulian yang terpancar dalam kepribadianmu
Membawa orang merasa seseorang dibela

Kelucuan yang terpancar dalam kepribadianmu
Membawa orang merasa terhibur

Kesejukan yang terpancar dalam kepribadianmu
Membawa orang merasa seseorang nyaman

Semua orang mengetahui kau berjasa
Terlebih, bagi mereka yang teraniaya

Tuhan lebih mengetahui kau berjasa besar
Ya, berjasa bagi Bangsa dan Negara ini

Semoga Tuhan memberikan tempat yang terindah
Untuk Guru Bangsaku, KH. Abdurrahman Wahid. Amiin.
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN MULTIKULTURALISME

RENUNGAN MULTIKULTURALISME Oleh: Ahmad Suhendra
Kerberagaman merupakan hal yang niscaya bagi kehidupan manusia dimana pun berada. karena pada setiap “diri-kepala” individu seseorang dilatarbelakangi dengan bermacam-macam unsur yang membentu sistem kehidupan dirinya. Dan dari bermacam-macam unsur yang membentuknya itu pada individu masing-masing seseorng tentunya berbeda dengan individu yang lainnya.dari kondisi tersebut melahirkan suatu tatanan subsistem pandangan yang berbeda, yang akhirnya melahirkan sistem kebudayaan yang berbeda dan beragam. Tentunya tidak hanya dalam kontek kebudayaan, tetapi dalam beberapa wilayah, semisal agama, bahasa, etnis, suku, dan sebagainya. Dengan demikian keberagaman merupakan keniscayaan yang tidak dapat terelakkan dan tidak dapat dihindarkan.

Belajar Menjaga Amanah

Saat punya anak kita perlu banyak menyesuaikan diri. Kita harus pintar membagi waktu untuk buah hati. Yah, sebagai suami tak ada masalah meringankan beban istri. Hanya dengan membantu pekerjaan istri tidak akan menurunkan derajat seorang laki-laki.

BIOGRAFI ULAMA: ULAMA YANG CENDEKIAWAN DARI GARUT

BIOGRAFI ULAMA
KH. ANWAR MUSADDAD, GARUT

Seorang ulama-intelektual yang berdedikasi untuk pengembangan lembaga ilmiah, namun tetap berdiri di atas tradisi pesantren. Keahliannya dalam Ilmu Perbandingan Agama tergolong langka di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) pada masanya.  

Lahir di Garut pada 3 April 1909, menempuh pendidikan di HIS (Hollandsche Indische School, setingkat SD pada zaman Belanda), MULO (setingkat SMP) Kristelijk di Garut, dan AMS (setingkat SMA) Kristelijk di Sukabumi. Setelah menamatkan pendidikan menengah di sekolah Katolik tersebut, ia belajar di Pesantren Darussalam Wanaraja, Garut selama dua tahun, kemudian pada 1930 melanjutkan studi ke Mekah dan belajar di Madrasah al-Falah selama sebelas tahun.